logo



    Dalam kondisi pandemi saat ini sangat penting menjaga sistem kekebalan tubuh. Menjaga kekebalan tubuh dapat dengan berbagai cara, salah-satunya ialah mengonsumsi makanan seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Buah dan sayur yang dikonsumsi bisa dengan diolah menjadi jus, masakan ataupun dimakan secara langsung. Berikut beberapa makanan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    1. JERUK

   Buah jeruk banyak mengandung vitamin C yang mana membantu membangun sistem kekebalan ttubuh. Vitamin C diduga dapat meningkatkan produksi sel darah putih. Ini adalah kunci untuk melawan infeksi. Buah jeruk yang populer meliputi:

  • Jeruk bali
  • Jeruk keprok
  • Jeruk lemon
  • Jeruk nipis

    Karena tubuh tidak memproduksi atau menyimpannya, Anda membutuhkan vitamin C setiap hari untuk kesehatan yang berkelanjutan. Hampir semua buah jeruk mengandung vitamin C yang tinggi. Dengan banyaknya variasi yang dapat dipilih, mudah untuk menambahkan vitamin ini ke makanan apa pun.

    2. PAPRIKA MERAH

    Jika Anda berpikir buah jeruk memiliki vitamin C paling banyak dari buah atau sayuran apa pun, pikirkan lagi. Ounce per ons, paprika merah mengandung vitamin C dua kali lebih banyak dari jeruk. Mereka juga kaya akan sumber beta karoten. Selain meningkatkan sistem kekebalan Anda, vitamin C dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Beta karoten membantu menjaga kesehatan mata dan kulit Anda.

    3. BROKOLI

    Brokoli kaya akan vitamin dan mineral. Dikemas dengan vitamin A, C, dan E, serta banyak antioksidan dan serat lainnya, brokoli adalah salah satu sayuran tersehat yang dapat Anda taruh di meja Anda. Kunci untuk mempertahankan kekuatannya adalah dengan memasaknya sesedikit mungkin - atau lebih baik lagi, tidak sama sekali.

    4. BAWANG PUTIH

    Bawang putih ditemukan di hampir setiap masakan di dunia. Ini menambah sedikit tenaga pada makanan dan itu harus dimiliki untuk kesehatan Anda. Peradaban awal menyadari nilainya dalam memerangi infeksi. Menurut National Center for Complementary and Integrative Health, bawang putih juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memperlambat pengerasan arteri. Sifat meningkatkan kekebalan bawang putih tampaknya berasal dari konsentrasi tinggi senyawa yang mengandung sulfur, seperti allicin.

    5. JAHE

    Jahe adalah bahan lain yang banyak digunakan setelah sakit. Jahe dapat membantu mengurangi peradangan, yang dapat membantu mengurangi sakit tenggorokan dan penyakit inflamasi lainnya. Jahe juga dapat membantu mengurangi mual. 

    Meskipun digunakan dalam banyak makanan penutup manis, jahe memiliki sedikit rasa panas dalam bentuk gingerol, kerabat capsaicin. Jahe dapat membantu mengurangi rasa sakit kronis dan mungkin memiliki sifat penurun kolesterol, menurut penelitian pada hewan terbaru.

    6. BAYAM

    Bayam bukan hanya karena kaya akan vitamin C. Bayam juga dikemas dengan banyak antioksidan dan beta karoten, yang dapat meningkatkan kemampuan melawan infeksi dari sistem kekebalan kita. Mirip dengan brokoli, bayam paling sehat jika dimasak sesedikit mungkin untuk mempertahankan nutrisinya. Namun, memasak makanan ringan meningkatkan vitamin A dan memungkinkan nutrisi lain dilepaskan dari asam oksalat.

    7. YOGURT

    Cobalah untuk mendapatkan yogurt tanpa rasa dan bukan jenis yogurt yang diberi rasa dan sarat dengan gula. Anda dapat mempermanis sendiri yogurt tawar dengan buah-buahan sehat dan sedikit madu. Yogurt juga bisa menjadi sumber vitamin D yang bagus, jadi cobalah untuk memilih merek yang diperkaya dengan vitamin D. Vitamin D membantu mengatur sistem kekebalan dan dianggap meningkatkan pertahanan alami tubuh kita terhadap penyakit.

    8. ALMOND

    Dalam hal mencegah dan melawan pilek, vitamin E cenderung lebih baik daripada vitamin C. Namun, vitamin E adalah kunci untuk sistem kekebalan yang sehat. Ini adalah vitamin yang larut dalam lemak, artinya membutuhkan kehadiran lemak untuk diserap dengan baik. Kacang, seperti almond, dikemas dengan vitamin dan juga memiliki lemak sehat. Satu porsi setengah cangkir, yaitu sekitar 46 kacang almond utuh yang dikupas, menyediakan hampir 100 persen jumlah vitamin E. harian yang direkomendasikan.