logo

Buah bit disebut-sebut sebagai salah satu buah paling sehat. Bit merupakan bagian akar tunggang dari tanaman bit yang salah satu dari banyak varietas dari genus Beta vulgaris. Bit sebenarnya adalah sejenis umbi-umbian selain buahnya bisa dimakan daunnya juga dapat dimakan. Selain digunakan sebagai makanan, buah bit juga digunakan sebagai tanaman obat dan pewarna makanan. Bit dapat dikonsumsi dengan cara direbus, dikukus, dipanggang ataupun dijus.

Berikut beberapa manfaat dari bit yang harus Anda ketahui.


1. Menunda Tanda Penuaan Dini

    Sayuran bit mengandung vitamin A dan karotenoid yang bermanfaat bagi Anda dari dalam ke luar. Mereka juga mengandung lutein dalam jumlah yang layak, antioksidan kuat lainnya. Ini melawan radikal bebas dan dapat berperan dalam fotoproteksi kulit manusia. Namun, tidak ada penelitian langsung tentang bit yang menunda tanda-tanda penuaan. Menurut sebuah penelitian di Cina, tetes tebu bit memiliki sifat antioksidan yang sangat baik. Kandungan fenolik dari tetes tebu bit menunjukkan sifat anti-penuaan.


2. Meningkatkan Kesehatan Kulit

    Jika Anda bertanya-tanya apa saja manfaat buah bit untuk kulit, berikut jawabannya. Konsumsi bit telah ditemukan untuk mencegah kanker kulit. Selain itu, bit mengandung vitamin A yang menjaga kesehatan selaput lendir dan meningkatkan kesehatan kulit. Vitamin A juga mendukung penggantian sel kulit setiap hari.

Beberapa percaya bahwa bit juga dapat membantu membersihkan darah. Ini dapat meningkatkan kesehatan kulit, meskipun diperlukan lebih banyak penelitian.

Bit juga merupakan sumber vitamin C yang baik. Studi menunjukkan bahwa fibroblas kulit membutuhkan vitamin C untuk mensintesis kolagen. Vitamin C juga melindungi kulit dari efek berbahaya radiasi UV. Kadar vitamin C yang cukup juga meminimalkan pembentukan bekas luka yang timbul.


3. Menurunkan Tekanan Darah

    Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Queen Mary University of London, jus bit ditemukan dapat menurunkan tekanan darah dalam hitungan empat minggu. Menurut para ahli, ini karena adanya nitrat, yang diubah tubuh menjadi oksida nitrat. Dalam prosesnya, pembuluh darah membesar.

Mengkonsumsi jus bit sebanyak 250 ml sehari dapat memiliki efek penurunan tekanan darah yang lebih baik daripada air biasa dengan nitrat. Jus ini juga dipercaya memiliki efek yang lebih baik daripada kebanyakan obat antihipertensi, meskipun informasi tidak mencukupi dalam hal ini. Konsultasikan ke  dokter Anda sebelum Anda menggunakan jus untuk pengobatan tekanan darah.

Studi lain yang dilakukan oleh Newcastle University of London mengungkapkan temuan serupa - nitrat anorganik dan suplementasi jus bit membantu menurunkan tekanan darah. Ini mungkin bermanfaat bagi individu yang berisiko terkena penyakit kardiovaskular.


4. Baik Untuk Jantung

    Nitrat dalam bit menurunkan tekanan darah. Mereka dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Sesuai sebuah penelitian, hanya satu minggu dosis jus bit secara teratur dapat meningkatkan daya tahan dan tekanan darah pada orang tua yang berisiko mengalami gagal jantung.

Studi Amerika lainnya telah menyatakan bahwa konsumsi jus bit mencegah infark miokard (penyumbatan suplai darah ke jaringan di jantung). Dalam studi tikus, bit ditemukan untuk meningkatkan pengiriman oksigen ke otot rangka yang bekerja. Ketika otot rangka yang bekerja tidak mendapatkan cukup oksigen, mereka akan terganggu dan menurunkan kapasitas seseorang untuk menggerakkan lengan atau kakinya. Hal ini menyebabkan aktivitas fisik menurun, yang pada akhirnya menyebabkan penyakit jantung.


6. Membantu Pencegahan Kanker

    Ekstrak bit mungkin berpotensi mencegah kanker payudara dan prostat. Hal ini dapat dikaitkan dengan keberadaan betanin (sejenis betalain) dalam akar bit. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan manfaat bit ini.

Dalam studi lain yang dilakukan di Howard University of Washington, konsumsi bit ditemukan untuk mencegah kanker paru-paru dan kulit. Jus bit, jika diminum bersama dengan ekstrak wortel, dapat membantu dalam pengobatan leukemia. Sejumlah penelitian telah mendukung sifat antikanker dan kemopreventif bit. Dalam studi Prancis lainnya, betanin ditemukan menurunkan proliferasi sel kanker secara signifikan.